1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Perbaikan Kualitas Tanah dengan Pupuk Organik

Bahan organik merupakan saah satu parameter kesuburan tanah. Lebih 70 % lahan sawah di indonesia memiliki kandungan bahan organik kurang dari 2%, yang mengindikasikan terjadinya penurunan kualitas tanah kita. Penurunan kualitas tanah ini akan menjadi perhatian pemerintah maupun dunia internasional terkait dengan ketersediaan pangan maupun kualitas hidup manusia. Perbaikan kualitas tanah, peningkatan kesehatan tanah adalah hal yang wajib dilakukan.

Pengelolaan tanah dengan input bahan organik menjadi suatu keniscayaan. Salah satu perhatian pemerintah adalah dengan memberikan subsidi pupuk organik,  dengana harapan terjadinya peningkatan kualitas tanah kemudian produktivitas pangan meningkat. Namun sampai sekarang belum begitu terlihat hasilnya, salah satu alasannya adalah karena kualitas pupuk organik yg masih kurang bagus.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Penelitian Tanah menyelenggarakan bimbingan teknis peningkatan kualitas pupuk organik untuk kalangan umum. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 dan 30 Agustus 2018 di Balai Penelitian Tanah, Bogor. Animo masyarakat umum untuk mengikuti bimbingan teknis ini sangat tinggi. Peserta bimtek meliputi ukm pupuk organik, petani, dosen, guru, penyuluh pertanian, dinas pertanian, instansi pemerintah, mahasiswa, pelajar, pelaku pertanian, serta LSM.

Bimbingan teknis untuk kalangan umum ini dibuka oleh Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Prama Yufdi, M.Sc. Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa produksi pangan merupakan tanggung jawab bersama masyarakat dan pemerintah. Sejak masa bimas,  penggunaan pupuk merupakan suatu keharusan sehingga potensi genetik tanaman bisa muncul. Penggunaan pupuk anorganik yang secara terus menerus dan sangat tinggi kurang bagus,  menurunkan kualitas tanah dan lama kelamaan akan menurunkan kandungan C organik. Oleh karena itu harus ada langkah lain dalam pemupukan, yaitu dengan aplikasi pupuk organik. Pupuk organik yang beredar dimasyarakat memiliki kualitas yang bervariasi. Pemerintah melakukan evaluasi terkait standar mutu pupuk organik untuk melindungi pengusaha maupun petani. Dan pemerintah melakukan bimbingan kepada masyarakat untuk bisa membuat pupuk organik yang sesuai denhan standar mutu tersebut dengan melakukan bimbingan teknis peningkatan kualitas pupuk organik. Semua kegiatan Balitbangtan adalah kegiatan yang didanai negara oleh karenanya harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk kemanfaatan. (Heri Wibowo, 31 Agustus 2018).

 

 

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933