1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Evaluasi Implementasi Model Pertanian Organik

Evaluasi implementasi model pertanian organik dilaksanakan di Dusun Selo Dhuwur, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, dihadiri oleh 9 kelompok tani, Balai Penelitian Tanah, PPL setempat serta BPTP Jateng, pada tanggal 20 Agustus 2018.

Kegiatan ini merupakan tahun ke 3 dari periode ke III kerjama sama AFACI (Asian Food and Agriculture Cooperation Initiative) - ANSOFT (Construction of Asian Network for Sustainable Organic Farming Technology) dengan Pemerintah Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan pada periode I (2010-2013) adalah : 1) Baseline study pertanian organik sayuran di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Cianjur, serta baseline study untuk pertanian padi organik di Kabupaten Sragen, 2) Pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman terkait sistem pertanian organik di setiap negara anggota, 3) Sharing teknologi dan informasi pertanian organik di antara negara-negara anggota, serta 4) Membangun jaringan dan menjalin komunikasi dengan semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam pertanian organik. 

Pada periode II (2013-2016), kegiatan yang dilakukan difokuskan pada 1) Mengevaluasi teknologi pertanian organik yang efektif di Indonesia, 2) Pertukaran informasi mengenai kasus-kasus keberhasilan model pertanian organik dalam anggota AFACI termasuk di Indonesia dan 3) Membangun dan mengembangkan model pertanian organik berbasis kelompok petani di Indonesia. 

Sedangkan pada periode III (2016-2019), kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan adalah : 1) Membangun model pertanian organik berbasis desa, 2) Sosialisasi regulasi sistem pertanian organik dan model pertanian organik yang dibangun, 3) Peningkatan kemampuan petani melalui sistem trainee of training  (TOT) terkait regulasi sistem pertanian organik dan penerapan tekologi melalui model pertanian organik, 4) Internalisasi teknologi pertanian organik berkelanjutan melalui penelitian teknologi pengelolaan bahan organik, 5) Pilot plot (plot percontohan) untuk pembelajaran penerapan pertanian organik sayuran, 5) Pertemuan tahunan AFACI Expert Workshop dalam rangka networking dan pertukaran IPTEK terkait pertanian organik, 6) Evaluasi implementasi model pertanian organik, 7) Scalling up model pertanian organik ke desa lainnya, serta 7) Pembuatan video model petanian organik.

Evaluasi dilaksanakan melalui paparan yang dilakukan oleh ketua kelompok tani terkait penerapan model pertanian organik pada setiap kelompok.  Hasil diskusi yang dilakukan dengan sangat intens menunjukkan bahwa semua kelompok tani menerapkan komponen-komponen teknologi yang pernah disuluhkan pada tahun sebelumnya, meliputi teknik pembuatan pupuk organik, pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal) serta pengendalian hama dan penyakit secara hayati. Selanjutnya semua kelompok tani berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai  sarana untuk pengawalan, pembelajaran dan penyemangat bagi mereka.  Adapun kendala yang secara umum muncul di setiap kelompok adalah pemasaran yang belum optimal dan harga yang belum sesuai.  Untuk ke depannya pelatihan yang dibutuhkan terkait manajemen agribisnis sayuran organik. (Selly Salma, 27 Agustus 2018).

 

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933