1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Balai Penelitian Tanah Menuju Pusat Unggulan Iptek (PUI)

Pusat Unggulan Iptek (PUI) adalah suatu organisasi yang berdiri sendiri maupun berkolaborasi dengan organisasi lainnya (konsorsium) yang melaksanakan kegiatan-kegiatan riset bertaraf internasional pada bidang spesifik secara multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang sangat tinggi serta relevan dengan kebutuhan pengguna Iptek. Dalam masa pembinaannya, PUI akan mengembangkan 3 (tiga) kapasitas kelembagaan yang mencakup kapasitas lembaga mengakses informasi (Sourcing Capacity), kapasitas riset (Research and Development Capacity), dan kapasitas diseminasi (Disseminating Capacity).

Balai Penelitian Tanah sebagai lembaga penelitian di lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian telah mengajukan usulan PUI sebagai PUI Pengembangan Inovasi Teknologi Tanah dan Pemupukan. Seleksi Tahap I telah dilaksanakan dan dinyatakan lolos, dan selanjutnya pada 13 Agustus 2018 ini melaksanakan verifikasi data-data di Kementerian Ristek. Balai Penelitian Tanah diverifikasi oleh tiga verifikator, yaitu Dr. Haryono (Dewan Riset Nasional), Dr. Bambang Setiadi (Kemenristekdikti), dan Yudho Baskoro Muriadi, S.Sos., M.Si., MPP (Kemenristekdikti).

Dalam evaluasinya Dr. Bambang Setiadi menyampaikan bahwa PUI adalah tentang suatu lembaga, bukan tentang infrastruktur dan juga bukan individu yang memiliki kehalian tertentu. Balai Penelitian Tanah yang memiliki visi sebagai lembaga riset berkelas dunia harus mampu menunjukkan diri melalui inovasi-inovasinya. Indikatornya antara lain sejumlah paten yang dihasilkan memiliki nilai jual serta impact hasil penelitian yang mampu mempengaruhi ekonomi negara. Terkait PUI, bahwa pendanaan dari Kemenristek harus menunjukkan inovasi yang akan dicapai, menunjukkan keunggulannya.

Dr. Haryono dalam evaluasinya menyatakan bahwa teknologi yang dihasilkan Balittanah memiliki dua arah, yaitu teknologi ke arah publik dan teknologi ke arah royalti. Sedangkan Yudho Baskoro Muriadi, S.Sos., M.Si., MPP mengemukakan bahwa 1) dalam PUI setiap lembaga harus memiliki keunggulan yang berbeda; 2) PUI merupakan lembaga-kelembagaan-pelembagaan; 3) PUI merupakan lembaga litbang yang unggul dengan daya saing internasional, jejaring internasional, maupun memiliki benefit ekonomi.  

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengembangan PUI adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan, sumber daya dan jaringan iptek dari lembaga litbang dalam bidang prioritas spesifik agar terjadi peningkatan relevansi dan produktivitas serta pendayagunaan iptek dalam sektor produksi untuk menumbuhkan perekonomian nasional yang pada gilirannya dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Balai Penelitian Tanah sebagai lembaga riset nasional yang telah lama berdiri tentunya sangat mampu dan layak sebagai lembaga PUI. Berjuang terus untuk kejayaan Indonesia. (HW, 13 Agustus 2018).

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933