1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Gapoktan Sidomulyo Sebagai Model Pertanian Korporasi

Sistem pertanian korporasi merupakan sistem pengelolaan pertanian secara terpadu dan bersama-sama dari anggota korporasi dalam suatu sistem manajemen. Gapoktan Sidomulyo, beralamat di Ganjahan VII Desa Sidomulyo, Gadean, Sleman, DIY. Gapoktan sidomulyo terdiri dari 6 kelompok tani: Tani Mulyo (Dukuh Pirak Mulyo), Sri Rejeki (Dukuh Brongkol), Ngudi Makmur I(Sembuh Lor), Rukun (Dukuh Sembuh Kidul), Ngudi Makmur II (Ganjahan V dan VI), dan Manunggal karso (gancahan VII dan VIII. Gapoktan Sidomulyo terbentuk pada tanggal 15 maret 2008, dengan jumlah anggota sebanyak 604 orang. Tahun 2010 menjadi gapoktan teladan tingkat nasional dan mendapat piagam dan penghargaan dari mentri pertanian th 2013, mendapat Anugerah Adhikarya Pangan Nusantara (APN). Unit-unit usaha di Gapoktan Sidomulyo antara lain:  1) Unit pengelolaan dan distribusi ldpm ; 2) Unit cadangan pangan ldpm; 3) Unit lkm-agribisnis; 4) Unit saprodi; 5) Unit alsintan; dan 6)Unit PUAP.

Kegiatan unit usaha pengelolaan dan pengolahan meliputi :1)Pengelolaan & distribusi LDPM (Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat) memproduksi beras ramah lingkungan jenis IR 64, ciherang, mentik wangi, mentik susu, beras merah untuk rumah-rumah makan dan swalayan di Yogyakarta; 2)Kerjasama dengan PT. Swasembada organis Jakarta (dengan MOU) untuk pemasaran beras organik Sidomulyo mix untuk memenuhi kebutuhan KFC (Kentucky Fried Chisken) region jawa mulai dari September 2010 dengan rata-rata pengiriman 50-70 ton/bulan. 3)Bekerjasama dengan PT. Lentera Panen Mandiri untuk memenuhi kebutuhan gabah beras merah ramah lingkungan  dan beras putih untuk PT. Nestle Indonesia dengan rata-rata pengiriman 200 ton/bulan; 4)Distribusi dan pemasaran beras mentik susu organik, mentik wangi organik, beras hitam ke jakarta dan beberapa swalayan di Yogyakarta sebesar 10 ton/bulan.

Kegiatan Unit Cadangan Pangan LDPM Gapoktan Sidomulyo adalah unit usaha gapoktan yang bersifat non profit. Tujuan utama adalah untuk menjaga ketahanan pangan bagi warga masyarakat di Desa Sidomulyo dimana unit ini difasilitas dari BANSOS APBN sebesar Rp 20 juta. Untuk mendukung cadangan pangan masyarakat secara swadaya, pemerintah Desa Sidomulyo degan persetujuan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengeluarkan PERDES (peraturan desa) no. 2 tahun 2011 tentang ketahanan pangan Desa Sidomulyo. PERDES ini mewajibkan setiap petani penggarap/pemilik sawah di Desa Sidomulyo yang mempunyai garapan lebih dari 500 m2 setiap kali panen menabung minimal 5 kg GKG. dan bila pada musim paceklik dapat meminjam maksimal 100 kg GKG degan kontribusi 5 kg GKG selama 1 musim padi (4 bulan). Dengan meningkatnya cadangan pangan (6.015 kg)sangat terasa manfaatnya bagi warga Desa Sidomulyo terutama pada masa paceklik.

Unit LKM Agribisnis (Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis) adalah pengembangan dari PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan) yang pada tahun 2009 menerima bantuan Rp. 100 juta untuk modal usaha budidaya (on Farm) dan usaha non budidaya (off farm). Usaha budidaya meliputi tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan. Sedangkan usaha non budidaya terkait dengan komoditas pertanian potensial antara lain industry rumah tangga pertanian, pemasaran hasil pertanian (bakulan, dll.), serta usaha lain berbasis pertanian. Bunga pinjaman disepakati 1.5% perbulan dan ada IPTW (Insentif pengembalian Tepat Waktu) sebesar 0,5%. Sampai 31 oktober 2012 dana berkembang menjadi Rp. 140,3 juta.

Kegiatan unit sarana produksi: Unit usaha sarana produksi pertanian adalah unit usaha untuk melayani kebutuhan petani antara lain benih, pupuk (organic dan anorganik) serta obat-obatan (Bio-pestisida) untuk pengadaan saprodi Gapoktan Sidomulyo bekerjasama dengan KUD Godean yang berada di wilayah Desa Sidomulyo. Disamping itu unit saprodi juga berkoordinasi dengan RDKK (Rencana Definitive Kebutuhan Kelompok) dan penyalurannya ke kelompok tani. Penyuluhan dan pengenalan produk baru saprodi.

Usaha Pelayanan jasa alsintan (UPJA) berupa jasa alat mesin pertanian (alsintan) power treasher (mesin perontok padi) atau RMU (Rice Milling Unit) merupakan salah satu usaha produktif dengan kontribusi tinggi bagi Gapoktan Sidomulyo. Keuntungan penggunaan power tresher antara lain untuk mengurangi kehilangan gabah di lapangan dan meningkatkan kwalitas GKP yang diperoleh. Alat ini sangat cocok pada daerah pesawahan luas dengan tenaga kerja sedikit/terbatas. Jasa perontokan dengan biaya Rp. 6.000/kg GKP. Tahun 2017 Gapoktan Sidomulto mendapat bantuan RMU semi modern dari Dirjen P2HP Kementrian Pertanian RI senilai Rp. 255.8 Juta, yang mulai November 2012. Kegiatan rutin Gapoktan Sidomulyo adalah rapat rutin bulanan setiap tanggal 10, koordinasi/pembinaan kelompok tani sebulan sekali bergilir, dan rapat anggota tahunan

Program kerja gapoktan sidomulyo:

  1. Meningkatkan SDM pengurus dan pengelola unit usaha gapoktan
  2. Meningkatkan manajemen administrasi dan keuangan
  3. Penerapan pengelolaan usaha lembaga keuangan mikro agrobisnis
  4. Pemupukan modal dari anggota
  5. Peningkatan caddangan pangan dengan pelaksanaan perdes ketahanan pangan desa sidomulyo
  6. Peningkatan omzet usaha distribusi pangan
  7. Peningkatan pelayanan kebutuhan anggota (saprodi, jasa pelayanan, dll.)
  8. Pendampingan dari instansi terkait.

Kiat-kiat sukses pengelolaan pertanian korporasi ala Gapoktan Sidomulyo adalah 1)Berani membuat laporan tahunan kepada anggota, pemerintah, dan dinas terkait; 2)Rapat rutin; 3)Pengurus yang bervariasi profesi baik pertanian maupun nonperanian; 4)Sinergi semua anggota korporasi yang sanggup bekerja keras, saling menginvetarisir, termasuk bidang marketing; dan 5)Memberikan manfaat bagi anggota.

Semangat gepoktan adalah untuk maju bersama-sama, mandiri, produktif, dan mensejahterakan anggota dan petani secara umum. Penjualan sebagai ujung dari usaha korporasi harus lancar, oleh karenanya harus ada pembeli tetap yang dijaga dengan membuat MoU dengan perusahaan yang besar dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Selain itu untuk menjaga cash flow gapoktan tetap lancar, dilakukan direct market dengan sistem delivery order. Kemitraan akan berjalan baik jika ada kepercayaan, dan kepercayaan akan terbangun oleh kejujuran dan komitmen baik. Dari segi produksi harus terus dijaga dengan mempertahankan kualitas, kuantitas, serta kuntinyuitas produk. Gapoktan Sidomulyo menjalin kemitraan dengan 19 gapoktan lainnya untuk menjaga kontinyuitas pasokan beras ke pembeli.

Dukungan pemerintah terhadap usaha pertanian korporasi di Gapoktan Sidowayah antara lain sedang digodognya peraturan yang mewajibkan ASN di wilayah Kabupaten Sleman untuk mengkonsumsi beras produksi Sleman sendiri. Beras Sleman harus jadi tuan rumah di wilayahnya sendiri.  Ada regulasi untuk mengantisipasi alih fungsi lahan pertanian. Ada juga perijinan-perijina usaha yang mewajibkan pengusaha untuk mengangkat produk pertanian Sleman. Membuat pertanian memiliki bargaining posisi, menjadikan petani berdaulat dan sejahtera (Heri Wibowo, 7 Agustus 2018).

 

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933