1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13

Study Banding Program Pengembangan Model Pertanian Korporasi Terpadu dan berkelanjutan Kabupaten Karawang

Dalam rangka pembinaan kelembagaan petani pada Program Pengembangan Model Pertanian Korporasi Terpadu dan berkelanjutan Kabupaten Karawang. Badan Litbang Pertanian Kementan memberangkatkan study banding 50 orang petani Karawang ke Klaten Jateng dan Yogyakarta pada 5-9 Agustus 2018.

Menurut Dr. Hermanto sebagai ketua tim study banding ada dua tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini, yaitu:

  1. Memahami cara memanage kelembagaan diberbagai bidang baik di kelompok tani maupun di gapoktan. Yang kemudian dibandingkan dengan yang telah dilakukan oleh kelompok tani atau gapoktan di Karawang dengan yang di Jogja ataupun Klaten.
  2. Membangun kebersamaan dalam suatu korporasi, bekerjasama dengan berbagai pihak. Korporasi bisa terwujud jika ada kerjasama, sedangkan kerjasama hanya bisa dilakukan jika ada kesolidan dalam kelompok tani ataupun gapoktan. Tanpa korporasi, kegiatan demfarm bukan apa-apa. Semua komponen dalam korporasi harus memiliki kesadaran untuk membangun korporasi dengan memperbaiki manajemen baik dari sisi teknis maupun dari manajemen kelembagaan.

Study banding dilakukan ke tiga tempat, yaitu ke (1) Gapoktan Sidomulyo, Desa Sidumulyo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta; (2) Kelompok Tani Sasono Catur, Desa Kebonagung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta; dan 3)Kelompok UPJA Taju Nusantara, Desa Sidowayah, kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Dalam study banding ini semua pihak terwakili  baik dari kelompok tani, gapoktan, maupun dinas yang terkait. Keseriusan dalam sytudy banding ini sangat diharapkan karena akan ada tindak lanjut, dimana korporasi yang nanti dibentuk harus bisa menggabungkan sistem manajemen kelembagaan dari ketiga gapoktan yang akan dikunjungi menjadi satu yang kelembagaan yang bagus.

Kepala dinas pertanian Kabupaten Karawang mengharapkan model pertanian korporasi terpadu dan berkelanjutan Kabupaten Karawang akan menjadikan petani sebagai pengusaha pertanian. Pertanian tidak akan dikuasai oleh tengkulak lagi. Semua dilakukan oleh petani, mulai dari proses produksi, proses pascapanen, sampai penjualan hasil korporasi pertanian, sehingga nilai ekonomi ataupun keuntungan dirasakan oleh petani. Dari petani, oleh petani, dan untuk petani. (Heri Wibowo, 7 Juli 2018).

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933