1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Safari Ramadhan UPSUS Pajale Balai Penelitian Tanah ke Indramayu dan Sumedang

Balai Penelitian Tanah sebagai penanggungjawab UPSUS Pajale Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang, pada tanggal 23-24 Mei 2018 melakukan kegiatan safari Ramadhan UPSUS Pajale ke Indramayu dan Sumedang. 

Dalam upaya meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Validasi Data Pajale Kabupaten Indramayu telah dilaksanakan rapat konsolidasi dengan seluruh UPTD, Danramil, POPT dan Penyuluh setiap kecamatan di Kab. Indramayu pada tanggal 23 Mai 2018 di Kantor Dinas Pertanian Kab. Indramayu.  Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian (Ir. Banun Harpini, M.Sc.) selaku Penanggungjawab UPSUS Provinsi Jawa Barat bersama Sekretaris Dinas Pertanian Kab. Indramayu (Ir. H. Takmid, M.M.), Kepala Balai Penelitian Tanah (Dr. Husnain), Pasiter Kodim 0616/Indramayu (Kapt. Chb. Sofifudin), serta perwakilan dari Ditjen PSP Kementan dan BPS Kab. Indramayu.  Rapat validasi data LTT Pajale bulan April dan Mei 2018 ini bertujuan untuk mensinkronkan data LTT versi Dinas Pertanian Kab. Indramayu dengan data LTT versi Biro Pusat Statistika.  Kabupaten Indramayu yang memiliki luas baku sawah seluas 114.083 ha diketahui merupakan kabupaten yang memiliki luas baku sawah terluas di Indonesia dinilai memegang peran penting sebagai penyangga ketersediaan beras nasional.  Untuk itu data luas tanam pada musim tanam April-September (Apsep) 2018 perlu divalidasi dan dikawal oleh Kementan.  “Validasi data LTT sangat penting, untuk pastikan pasokan beras pada musim panen aman,” ungkap Ketua Tim UPSUS Provinsi Jawa Barat dihadapan tim UPSUS Kab. Indramayu.  Dalam kesempatan yang sama secara simbolis Penanggungjawab UPSUS Provinsi Jawa Barat menyerahkan bantuan satu unit eskavator kepada Bupati Indramayu untuk mengantisipasi kekeringan (pengerukan atau perbaikan saluran irigasi tersier agar ketersediaan air saat musim kemarau terjamin). 

Usai rapat konsolidasi data LTT UPSUS, dilakukan kunjungan ke beberapa wilayah untuk memantau Gerakan Tanam Padi serta saluran irigasi dan bendungan di beberapa lokasi, yaitu: (i) Bendung Karet Sungai Cimanuk, Blok Bangkir, Kecamatan Lohbener yang tingkat sedimentasinya tinggi, saat ini telah dikeruk dan irigasinya normal kembali, (ii) hamparan sawah di Kecamatan Sindang yang sebelumnya mengalami kekeringan telah teraliri oleh air dari bendungan yang telah dinormalisasi menggunakan ekskavator bantuan dari Kementan, dan (iii) Gudang Balai Benih di Kecamatan Cikedung tempat penyimpanan ekskavator bantuan Kementan.  Penyerahan bantuan ekskavator ini diserahkan oleh Kepala Badan Karantina Kementan  sebagai Penanggungjawab UPSUS Provinsi Jawa Barat, didampingi oleh Kepala  Balittanah sebagai Penanggungjawab UPSUS Kab.Indramayu dan wakil dari Ditjen PSP Kementan.

Safari Ramadhan UPSUS Pajale Balai Penelitian Tanah berlanjut keesokan harinya ke Kabupaten Sumedang.   Koordinasi UPSUS Pajale dilakukan bersama tim UPSUS dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang.   Selain jagung, kedelai, dan padi sawah, gerakan percepatan tanam di Sumedang juga dilakukan pada komoditas padi tadah hujan atau padi ladang yang cukup tinggi luas tanamnya dan sangat tergantung pada curah hujan.  Untuk mengantisipasi kekeringan di wilayah Kabupaten Sumedang, kelompok tani sangat memerlukan bantuan pompa air.

 

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933