1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Pustakawan Balittanah mengikuti Temu Teknis Pengelola Perpustakaan lingkup Kementan

Sebagai salah satu langkah meningkatkan kompetensi pustakawan dan kinerja pengelolaan perpustakaan di lingkup Kementerian Pertanian. PUSTAKA setiap tahun  menyelengarakan kegiatan temu teknis yang dikikuti oelh pejabat fungsional pustakawan/petugas pengelola perpustakaam lingkup kementerian pertanian, kegiatan temu tekins ini bertujuan untuk meningkatkan pustakawan dan pengelola perpustakaan dalam bidang mendukung pembangunan pertanian. Adapun tempat waktu pelaksanaan mulai tanggal 10-13 April 2018 bertempat di hotel Sahid Batan Centre, Kepulauan Kepri, dengan jumlah peserta sebanyak 101 orang ditambah panitia 10 orang. Hasil rumusan dari kegiatan temu teknis tahun ini terdiri dari :

  1. Dalam rangka meningkatkan peran pustakawan dalam pengembangan inovasi pertanian di Kementerian Pertanian, PUSTAKA berupaya terus menurus meningkatkan kompetensi pustakawan dalam melaksanakan pengelolaan perpustakaan dan penyebaran informasi teknologi pertanian.
  2. Untuk mengembangkan perpustakaan di setiap instansi diperlukan pelaksanaan analisis kebutuhan pengguna secara berkala untuk meningkatkan kualitas layanan informasi ke berbagai kelompok pengguna sasaran, mengembangkan berbagai produk kemasan dan layanan informasi untuk kelompok pengguna sasaran, mengembangkan sistem pengelolaan perpustakaan yang terintegrasi (Integrated Library Management System) yang meliputi Repositori,  SIMPERTAN dan  iTani, menyelenggarakan workshop, knowledge sharing dan bimbingan teknis peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan dan melaksanakan promosi perpustakaan.
  3. Ketiga aplikasi perpustakaan tersebut perlu selalu dievaluasi secara berkelanjutan yang meliputi ketersediaan fitur, perkembangan konten dan pemanfataannya oleh pemustaka  sehingga dapat mengikuti perubahan tuntutan pengguna setiap saat,.
  4. Pengelolaan database koleksi perpustakaan di BPPSDMP, Ditjen Peternakan dan Kesehatan hewan, Badan Karantina Pertanian yang selama ini menggunakan aplikasi SLIMs perlu diperhatikan oleh PUSTAKA untuk dapat diakomodir dan diintegrasikan dengan SIMPERTAN dan Repositori.
  5. Dalam selalu melakukan penyusunan rencana kerja perpustakaan, baik yang tersedia anggarannya ataupun tidak. Format yang dapat digunakan untuk penyusunan rencana kerja dapat mengacu melaksanakan kegiatan pengelolaan perpustakaan di setiap instansi, pustakawan perlu kepada format yg dikeluarkan instansi induknya masing-masing atau Perka Perpusnas No. 11 Tahun 2015 dalam pengelolaan perpustakaan.
  6. Dalam mengikuti perkembangan jabatan fungsional pustakawan yang sedang berubah, pustakawan dituntut untuk dapat mengikuti segala kebijakan yang berubah dan tetap selalu berupaya meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat tetap berperan dalam menunjang tugas pokok lembaga induknya dan tugas pokok seorang pejabat fungsional.
  7. Walaupun terjadi pembatasan angka kredit karya tulis, pustakawan tetap harus berusaha menambah kemampuan di bidang ini dalam rangka pengembangan profesi, knowledge sharing dan melaksanakan fungsi sebagai pelaksana tugas instansi. (Ijang Isyapudin, 16/04/2018).

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933