1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13

Pengambilan Contoh Tanah....

Tanah dan Kesuburan Tanah Tanah merupakan media tumbuh tanaman. Secara geologis tanah dapat disebut bagian dari bumi yang terluar mempunyai ketebalan lapisan yang relatif tipis. Tanah berasal dari hasil pelapukan batuan, dimana dalam proses pembentukannya sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan, seperti bahan induk, iklim, topografi, vegetasi, atau organisme, dan waktu.

Dalam proses pembentukan tanah, faktor-faktor tersebut di atas bekerja secara dinamis dan simultan melalui proses fisika, kimia, biologis, maupun proses ketiga-tiganya bekerja secara bersamaan serta saling berinteraksi. Proses pembentukan tanah berjalan terus menerus dan saling mempengaruhi, dominasi dari masing-masing faktor pembentuk tanah sangat beragam.

Kesuburan tanah salah satunya adalah kemampuan tanah dalam menyediakan hara bagi tanaman. Kesuburan tanah merupakan suatu nilai kualitas dari kemampuan tanah untuk menyediakan hara bagi pertumbuhan suatu jenis tanaman dalam jumlah yang memadai dan seimbang. Tingkat kesuburan tanah akan mempengaruhi produksi dan hasil tanaman. Untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah suatu lahan dapat dilakukan dengan menganalisis tanah di laboratorium, maupun pengujian penjajagan hara yang dilakukan di lapangan maupun dalam pot di rumah kaca.

Penelitian di rumah kaca biasanya menggunakan contoh bulk yang diambil dari lokasi pewakil contoh tanah yang diambil. Sebagai pewakil contoh tanah, maka prosedur pengambilan contoh harus menggunakan kaidah-kaidah ilmiah dan batasan-batasan yang dikehendaki dalam proposal penelitian.

Contoh yang diambil ini nantinya akan digunakan sebagai sarana untuk pengambilan kesimpulan penelitian, sehingga sangat penting untuk memahami filosofi contoh tanah pewakil ini. Salah satu faktor yang dominan dalam mempengaruhi keragaman hasil analisis tanah adalah pengambilan contoh tanah di lapangan.

Untuk itu, dalam setiap pengambilan contoh tanah baik untuk dianalisis di laboratorium maupun untuk suatu percobaan di kamar kaca harus dilakukan dengan metode yang benar. Mengingat pentingnya pengambilan contoh, maka buku ini diharapkan dapat menjadi pegangan bagi pemula teknisi litkayasa atau petugas pengambil contoh. (Moch. Iskandar, 12/04/2017. Sumber: Jojon Suryono et al., 2014).

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933