1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13

Pengelolaan Tata Air Lahan Gambut

Pengelolaan tata air di lahan gambut merupakan faktor kunci terwujudnya sistem pengelolaan lahan gambut berkelanjutan. Prinsip utama dari pengaturan tata air di lahan gambut adalah harus mampu menekan terjadinya penurunan fungsi lingkungan dari lahan gambut, namun tetap bisa memenuhi syarat tumbuh tanaman yang dibudidayakan.

Tindakan drainase pada lahan gambut dilakukan untuk menciptakan media tanam yang sesuai dengan kebutuhan tanaman yang dibudidayakan dan mengurangi asam organik sampai batas yang tidak meracuni tanaman, tindakan drainase yang dilakukan secara tepat juga berdampak terhadap terjadinya perubahan sifat fisik sehingga menjadi lebih kondusif untuk perkembangan tanaman.

Namun demikian pola dan tingkat drainase yang dilakukan harus memperhatikan karakteristik gambut yang sangat spesifik, agar dapat menekan laju degradasi lahan yang diakibatkan oleh tindakan drainase, sehingga fungsi lingkungan dari lahan gambut tetap terjaga dengan baik. Selain memperhatikan kondisi lahan gambut yang bersifat spesifik dan kebutuhan tanaman yang dibudidayakan, sistem pengelolaan tata air pada lahan gambut juga sangat ditentukan pola tanam yang diterapkan.

Dengan menerapkan tata pengelolaan air yang tepat, berbagai bentuk pola tanam (pola tanaman semusim, pola tanam tanaman tahunan, maupun pola tanam tahunan-semusim) bisa diterapkan pada lahan gambut.

Kearifan lokal dalam pengelolaan air yang telah lama dilakukan petani lokal di lahan gambut dapat dijadikan dasar pengelolaan tata air di lahan gambut, karena telah terbukti dapat mewujudkan pendayagunaan sumberdaya alam dan sosial secara bijaksana yang mengacu pada keseimbangan dan kelestarian lingkungan.

Namun demikian, penerapan prinsip-prinsip kearifan lokal pada skala yang lebih luas harus didukung oleh bantuan finansial dari pemerintah karena dibutuhkan biaya yang relatif tinggi. Prinsipprinsip kelembagaan dalam pengelolaan tata air di lahan gambut yang telah berkembang dalam petani tradisonal harus tetap dipertahankan. (Moch. Iskandar, 7/04/2017. Sumber: Ai Dariah dan Siti Nurzakiah, 2014).

 

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933