1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13

GERTAM Cabai dan Gelar Teknologi di Bangka Tengah

Selasa, 14 Maret 2017 – Bertempat di Desa Bukit Kijang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian telah melakukan Gerakan Tanam (GERTAM) Cabai dan Gelar Teknologi Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang Timah. Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari Badan Litbang Pertanian, Kementan, Pemda Tingkat II Kabupaten Bangka Tengah dan jajarannya serta dari masyarakat sekitar seperti petani, kelompok PKK dan pelajar.

Acara ini diawali laporan Ketua Pelaksana kegiatan yaitu Dr. Husnain (Kepala Balai Penelitian Tanah, Badan Litbang Pertanian, Kementan). Dalam laporannya antara lain mengemukakakan bahwa GERTAM Cabai ini merupakan gerakan nasional yang perlu kita dukung.

Sambutan dari Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Bangka Tengah, Provinsi Kep. Bangka Belitung yaitu Ibu Melati Erzaldi (isteri Bupati Bangka Tengah) antara lain mengatakan merasa optimis dengan adanya kegiatan GERTAM Cabai ini, sehingga masyarakat Kabupaten Bangka Tengah tidak akan kekurangan komoditas ini.

Hal senada disampaikan dalam sambutan Bupati Bangka Tengah (H. Erzaldi Rosman, SE, MM) merasa optimis dengan GERTAM Cabai. Erzaldi mengatakan untuk kegiatan selanjutnya rehabilitasi lahan bekas tambang akan terus dilakukan oleh pemerintah daerah Bangka Tengah dan Provinsi Kep Bangka Belitung dengan tetap meminta Badan Litbang Pertanian untuk menjadi mitra dan sebagai penyuplai teknologi tidak hanya di Kab. Bangka Tengah tetapi di tingkat Provinsi Kep. Bangka Belitung.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Dedi Nursyamsi (Kepala BBSDLP, Badan Litbang Pertanian, Kementan) mewakili Kepala Badan Litbang pertanian. Dalam sambutannya Dr. Dedi menyatakan antara lain: Tanah merupakan harta kekayaan kita, anugrah dari  Yang Maha Kuasa yang betul-betul berpengaruh terhadap kehidupan kita. Kita semua makan padi, kita semua makan jagung semua berasal dari tanah.

Dr. Dedi menjelaskan juga, kita makan daging, dagingkan makan rumput, maksudnya binatang makan rumput. Rumput berasal dari tanah. Artinya semua yang kita makan berasal dari tanah.

Secara lugas juga Dr. Dedi mengatakan rehabilitasi lahan bekas tambang sederhana sekali....”kasih bahan organik” hanya saja kalau kita mengambil bahan organik dari luar biayanya mahal, oleh karena itu harus meningkatkan bahan organik disini (maksudnya dari lokasi). Contohnya tanaman pakan ternak seperti king grass adalah tanaman yang berpotensi untuk meningkatkan bahan organik apalagi tanaman legume seperti kedelai dan kacang-kacangan jelasnya lagi.

Pada acara ini juga dilakukan penyerahan bibit cabai oleh Kepala BBSDLP kepada ibu Bupati Bangka Tengah, ketua Persit Kodim 0413, Ketua Bhayangkari dan Kapolres. Selanjutnya Ir Mas Teddy Sutriadi, M.Si (Kabid Program dan Evaluasi BBSDLP) menyerahkan Peta Tanah Lahan Bekas Tambang Skala Semi Detail Provinsi Kep. Bangka Belitung kepada Bupati Bangka Tengah serta Penandatangan MoU antara Badan Litbang Pertanian dengan Pemda Kab. Bangka Tengah.

Dalam peninjauan ke lapangan, dilakukan penanaman cabe pada plot yang telah disediakan secara bersama-sama yang dilakukan oleh Bupati Bangka Tengah dan istri, yang diikuti oleh Kepala BBSDLP, para pejabat dari dinas, TNI dan POLRI, dan perusahaan tambang timah.

Dilanjutkan dengan penjelasan oleh Prof. Fahmuddin Agus (Peneliti Badan Litbang Pertanian) mengenai potensi lahan bekas tambang dari hasil  penelitian yg telah dilakukan. Pada kunjungan Bupati dan Istri ke plot tanaman legum dan rumput pakan ternak, Dr. Nurhayati (Peneliti Badan Litbang Pertanian) menjelaskan antara lain rumput dan legum mengandung protein dan mineral yang dibutuhkan ternak. Legum dapat mensubstitusi pakan konsentrat yg relatif mahal bagi petani.

Kunjungan lapang kegiatan GERTAM Cabai dan Gelar Teknologi Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang Timah ini diakhiri di lokasi penelitian fertigasi (pemupukan dan irigasi) tanaman cabai.

Bupati sangat puas dan terkesan dengan teknologi yang telah dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian dan dengan harapan besar bahwa lahan bekas tambang bisa menjadi tanah yang subur dengan menggunakan teknologi yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak.

Secara umum kegiatan ini sukses dan tercapai. JAYALAH PERTANIAN INDONESIA (Yayan Supriana dan Moch. Iskandar, 14/03/2017).

 

 

 

 

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933