1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Berita Terbaru

Sosialisasi Badan Layanan Umum di Balai Penelitian Tanah

Dalam rangka persiapan pembentukan Badan Layanan Umum (BLU), Balittanah menyelenggarakan Sosialisasi Persiapan Pembentukan BLU pada 17 Januari 2019 lalu di Gedung Agrosinema Balitbangtan. Kegiatan yang diikuti oleh peneliti, staf administrasi dan staf laboratorium Balittanah serta mengundang tiga narasumber dari Kementan (Ir. M. Yunus, MM; Zarwisman, SE., MM; dan Ir. Teguh Munajat, MM) itu dibuka secara resmi oleh Kepala Balittanah, Dr. Husnain.

Balai Penelitian Tanah adalah salah satu dari empat institusi Badan Litbang Pertanian, yang akan diusulkan berstatus Badan Layanan Umum (BLU). Ketika status Badan Layanan Umum terpenuhi, artinya Balai Penelitian Tanah dapat membiayai sendiri dan berkontribusi bagi pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Dalam paparannya Ir. M. Yunus, MM. menyatakan bahwa peningkatan PNBP bukan hal yang sulit. Apalagi, seperti umumnya satuan kerja Litbang Pertanian lain, Balittanah sudah terbiasa bekerja sama dengan instansi lain. Lebih lanjut disampaikan bahwa sebagai persiapan awal, selain persiapan administrasi, harus juga dilakukan penghitungan ulang semua potensi yang dimiliki Balittanah untuk meningkatkan PNPB. (Ashs, 18 Januari 2019).

Balittanah Lakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2019 dan Sosialisasi Jabatan Fungsional Peneliti

Bertempat di Ruang Seminar Lt 2 Balai Penelitian Tanah pada 16 Januari 2019 dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2019 Eselon IV Balai Penelitian Tanah disaksikan oleh Kepala Balai Penelitian Tanan dan Kepala Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian. Kepala Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian dalam arahannya mengatakan bahwa setiap kita memiliki kontrak kerja dan harus bertanggung jawab kepada atasannya.  Di akhir tahun, kontrak kerja tersebut harus terealisasi dan dievaluasi oleh atasannya. Beliau juga menambahkan bahwa “Catatan penting bagi peneliti, tuntutan produk hasil penelitian yang sederhana dan mudah diterapkan sangat diperlukan bagi kemajuan pertanian kita. Harus diingat, tupoksi kita di lembaga penelitian Kementerian Pertanian adalah untuk menunjang kebijakan nasional. Jadi mari menghasilkan output penelitian yang bermanfaat bagi petani dan seluruh stake holder kita. Jangan melakukan penelitian yang di awang-awang.”

Selanjutnya, masih di tempat yang sama, Kepala Balai Besar dan Kepala Balittanah juga mengikuti Kegiatan Sosialisasi Peraturan LIPI No. 14 tahun 2018 tentang Juknis Jabatan Fungsional Peneliti. Narasumber acara ini adalah Prof. Dr. Fahmuddin Agus, peneliti senior di Balai Penelitian Tanah, dan dihadiri oleh hampir semua jenjang peneliti di Balittanah. Prof. Fahmuddin menegaskan “beban peneliti untuk naik jenjang semakin berat demi kualitas peneliti itu sendiri. Kita ingin hasil penelitian kita bisa dipertanggungjawabkan dan dimanfaatkan oleh bangsa ini”. Menurut beliau juga, semua persyaratan tersebut bukannya tidak bisa dicapai, tapi diperlukan kesungguhan dan kerja keras untuk bisa bertahan dan bahkan meraih jenjang paling tinggi di jabatan fungsional.

Sesi sosialisasi Jabatan Fungsional tersebut diakhiri dengan penetapan pembimbingan berjenjang antar peneliti, peneliti yang lebih senior membimbing peneliti di bawahnya agar mampu menghasilkan output berupa karya tulis ilmiah yang baik. Sebagai catatan tambahan dari Profesor Fahmuddin adalah terkait pengisian Satuan Kerja Pegawai (SKP) yang diisi setiap tahun. Peneliti diharapkan bersungguh-sungguh mengisi SKP, agar target tahunan tercapai dan tidak menurunkan performa kinerja pribadi. (Jbd, Ashs, 16 Januari 2019).  

Asistensi Teknis Penajaman Fokus Unggulan PUI

Pusat Unggulan Iptek (PUI) adalah suatu  organisasi  baik  berdiri  sendiri  maupun  berkolaborasi  dengan  organisasi lainnya (konsorsium) yang  melaksanakan kegiatan-kegiatan  riset  spesifik  secara  multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang  sangat  tinggi serta  relevan  dengan  kebutuhan pengguna Iptek.

Tujuan dikembangkannya PUI adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang menjadi lembaga litbang unggul bertaraf internasional dalam bidang prioritas spesifik agar terjadi peningkatan relevansi dan produktivitas serta pendayagunaan iptek dalam sektor produksi untuk menumbuhkan perekonomian nasional dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat

Dalam rangka mendukung Kinerja PUI 2019, Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengembangan,Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melaksanakan persiapan yang dianggap perlu untuk diberikan kepada Lembaga PUI yang baru. Salah satu satunya adalah melaksanakan Asistensi Teknis Penajaman Fokus Unggulan PUI tahun 2019 . 

Di awal tahun 2019, Balittanah berkesempatan menjadi tuan rumah kegiatan ini yang diselenggarakan pada tanggal 10 Januari 2019 di Agrosinema Balitbangtan diikuti oleh 50 peserta, berasal dari tujuh lembaga mengikuti kegiatan ini, yaitu Badan Litbang Pertanian (Balittanah, Balittri), LIPI, Kementerian LHK, dan BIG.

Pada kegiatan ini, Kepala Balittanah, Dr. Husnain mengucapkan terimakasih kepada PUI Pusat yang memberikan kepercayaan menjadi tuan rumah untuk menyelenggarakan acara tersebut yang pertama kalinya di Tahun 2019 ini. Dan mengucapkan selamat datang kepada tujuh Lembaga yang mengikuti acara tersebut.

Pada acara ini, narasumber adalah Yudho Baskoro Muriadi, S.Sos., M.Si., MPP (sekretariat PUI Pusat), memaparkan dalam presentasinya antara lain mengenai: (1) Perkembangan PUI 2011 – 2019; (2) Konsepsi Pusat Unggulan Iptek; (3) Penajaman Fokus Unggulan PUI; (4) Strategi Penguatan Kapasitas - Kapabilitas Lembaga; (5) Indikator Kinerja PUI; (6) Platform Sinergi 1.0 : Wahana Sinergi Keunggulan Iptek Indonesia; (7) Indonesia Innovation Day : Wahana Perluasan Kerjasama Hilirisasi Internasional; (8) Jambore PUI : Wahana Diseminasi Produk Unggulan PUI; (9) Rencana Kerja PUI Tahun 2019; dan (10) Mekanisme Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2019.

Selanjutnya, diakhir acara ketujuh lembaga masing-masing memberikan testimoni, antara lain best experience yang dialaminya;  memberikan kesan dan pesan atau tambahan motivasi; serta memberikan penjelasan mengenai fokus unggulannya.  (Moch. Iskandar dan Asmarhansyah, 10 Januari 2019).

Kepala Balittanah: Kerjasama yang Solid Hasilkan Kinerja Optimal

Rutinitas dan kegiatan tahun 2019 sudah dimulai, kesibukan akan segera terpampang di depan mata. Demi perbaikan dan hasil yang lebih baik, koordinasi antar elemen di Balai Penelitian Tanah (Balittanah) menjadi sangat penting. Senin, 14 Januari, diadakan rapat koordinasi pertama kali di tahun 2019. Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kepala Balittanah, Dr. Husnain, MP., M.Sc, dan dihadiri oleh seluruh jajaran staf Balittanah, baik pejabat struktural, peneliti, staf laboratorium, dan seluruh bagian manajemen. 

Dalam arahannya, Kepala Balai menegaskan bahwa kerja sama solid dari setiap elemen di Balittanah akan menghasilkan capaian kinerja optimal. Realisasi anggaran tahun 2018 sebesar 96,83 % sangat baik. Harapan di tahun 2019, kinerja Balittanah akan lebih baik lagi. Berkurangnya sumber daya peneliti,di tahun 2019 diharapkan tidak mengurangi kinerja. Periode pertengahan 2018-awal tahun 2019 Balittanah melepas 5 peneliti senior yang memasuki masa purna bakti. Hasil capaian lain yang menggembirakan di tahun 2018 adalah Balittanah menerima sertifikat Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) dan lulus untuk dibina sebagai salah satu lembaga Pusat Unggulan IPTEK (PUI). Hal lain yang harus diperkuat adalah Sistem Pengendalian Internal (SPI), sehingga monitoring dan evaluasi kegiatan lebih terarah dan terpantau.

Tahun 2019 juga tahun terakhir Renstra sehingga output kegiatan harus tercapai. Demi kelancaran kegiatan di Balittanah, tema riset tahun 2020 harus dipikirkan sejak sekarang. Diharapkan, di masa-masa yang akan datang output penelitian Balittanah lebih aplikabel dan sederhana bagi petani. Di tahun 2019, Balittanah juga melakukan penyegaran di bidang managemen. Ada beberapa staf yang berpindah bagian kerja demi kelancaran proses pelayanan di Balittanah. Sosialisasi jabatan fungsional peneliti juga akan dilakukan dalam waktu dekat, sehingga para peneliti semakin faham tentang PERKA LIPI 2018. Segala produk penelitian Balittanah juga akan dipergencar untuk promosinya, sehingga program diseminasi juga semakin luas jangkauannya (Jbd, Ashs, M.Is, 15 Januari 2019).

Memperdalam Pengetahuan Tentang Kesuburan Tanah

Dalam rangka mendukung Mata Kuliah Kesuburan Tanah, Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Garut di awal tahun 2019 berkesempatan mengunjungi Balai Penelitian Tanah.

Tujuan kegiatan ini untuk memperdalam penguasaan kesuburan tanah, diikuti oleh  90 mahasiswa yang didampingi oleh 3 Dosen Pembimbing.

Adapun agenda kunjungan yaitu (1) menonton beberapa video mengenai pertanian yang bertempat di Agrosinema Balitbangtan; (2) presentasi dua narasumber yang memberikan  pembekalan materi mengenai tanah; serta (3) kunjungan ke Laboratorium Terpadu Balittanah.

Dalam kunjungan ke ke Laboratorium Terpadu Balittanah, mahasiswa dibagi 3 kelas untuk berkunjung ke Laboratorium Kimia Tanah; Laboratorium Biologi Tanah; dan Laboratorium Mineralogi Tanah. (Moch. Iskandar dan Firman, 9 Januari 2019).

 

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933